Manajemen Hubungan Sekolah dengan Masyarakat pada SMA 7 Kota Banjarmasin

H. Abdul Manaf H. Abdul Manaf

Abstract


Public Relations Management School at SMAN 7 Banjarmasin can be seen from the indicators, namely: First, the types of relationships with the school community consisting of Educative relationship established with the school committee and establish cultural relationships fostered by adjusting the majority of education provided by the school to students in some extracurricular activities and local content tailored to their situation. Institutional relations conducted by SMAN 7 Banjarmasin with that agency with the BNN, police and health center, MORA, banking Kediknas, District, as well as the relationship between the schools are no exception college. Second, The techniques of public relations with the school consists of: Technical writing pamphlets. Verbal techniques used by home visits, parent calls, and meetings. Modeling technique is to show the student's skills. Electronic techniques used are the telephone and internet. Third, The factors that influence the Public Relations Management School at SMAN 7 Banjarmasin, namely: Power executive, media, and environmental information. Beside that, the management of School-Community Relations at SMAN 7 Banjarmasin is reflected from three indicators, namely the type of school-community relations, the cultural relation, and the local content.


Keywords: Management, Relationship, type, techniques and factors

Manajemen Hubungan Sekolah dengan Masyarakat di SMAN 7 Kota Banjarmasin dapat terlihat dari dari indikator yakni : Pertama, Jenis-jenis hubungan sekolah dengan masyarakat yang terdiri dari ; Hubungan edukatif yang dijalin dengan membentuk komite madrasah dan hubungan kultural dibina dengan cara menyesuaikan sebagian pendidikan yang diberikan pihak sekolah kepada siswa pada sebagian kegiatan ekstrakurikuler dan muatan lokal disesuaikan dengan keadaan masyarakat. Hubungan institusional yang dilakukan oleh SMAN 7 Kota Banjarmasin dengan instansi yaitu dengan pihak BNN, kepolisian dan Puskesmas, Kemenag, perbankan Kediknas, Kecamatan, maupun hubungan antar sekolah tidak terkecuali perguruan tinggi. Kedua, Teknik-teknik hubungan sekolah dengan masyarakat terdiri dari : Teknik tertulis dengan pamflet. Teknik lisan yang digunakan dengan kunjungan rumah, panggilan orangtua, dan pertemuan. Teknik peragaan yaitu dengan menampilkan keterampilan siswa. Teknik elektronik yang digunakan yaitu telepon dan internet . Ketiga, Faktor-faktor yang memengaruhi Manajemen Hubungan Sekolah dengan Masyarakat di SMAN 7 Kota Banjarmasin, yaitu: Tenaga pelaksana, media informasi serta lingkungan.Di samping itu, manajemen hubungan sekolah dengan masyarakat di SMAN 7 Kota Banjarmasin direfliksikan melalui tiga indikator, yaitu tipe hubungan sekolah dan komunitas, hubunghan cultural, dan muatan lokal.

Kata Kunci : Manajemen, Hubungan, Jenis, teknik serta faktor


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.18592/jt.v2i4.618

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.18592/jt.v2i4.618.g492

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
JT by http://jurnal.iain-antasari.ac.id/index.php/tashwir/index is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.