Mu'adalah; Jurnal Studi Gender dan Anak

Jurnal Mu’adalah adalah Jurnal Studi Gender dan Anak yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Antasari Banjarmasin dalam dua kali setahun (Januari dan Juli). Cakupan dan fokus kajian dalam jurnal ini meliputi isu-isu yang terkait dengan gender dan anak. Naskah dalam jurnal ini ditulis dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab.

 


Journal Homepage Image

Naskah yang dikirimkan ke redaksi MU’ADALAH: Jurnal Studi Gender dan Anak harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

  1. Bersifat ilmiah, berupa kajian berbasis riset (lapangan atau pustaka) atas masalah-masalah yang menyangkut gender atau anak;
  2. Naskah yang dikirimkan merupakan naskah yang belum pernah dipublikasikan dalam penerbitan apapun dan atau tidak sedang diminta penerbitannya oleh media lain;
  3. Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia, Inggris atau Arab yang baik dan benar sesuai kaidah umum tata bahasa baku yang berlaku;
  4. Setiap naskah ditulis secara berurutan memuat: judul, nama penulis, abstrak, kata kunci, pendahuluan, metode penelitian, hasil penelitian, pembahasan, simpulan, saran, dan daftar pustaka;
  5. Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris antara 100 s.d. 150 kata yang memuat latar belakang masalah, metode penelitian, hasil penelitian, dan simpulan;
  6. Kata kunci maksimal 5 kata yang mencerminkan isi naskah;
  7. Naskah diketik dengan program font Bookman Old Style size 12. Nama, lembaga, dan email penulis dicantumkan di bawah judul naskah.
  8. Isi naskah terdiri dari 7000 s.d. 9000 kata atau 15 s.d. 20 halaman ukuran kwarto dengan spasi rangkap;
  9. Kutipan yang digunakan dalam naskah ditulis dalam model in text citation  (catatan dalam), sebagaimana contoh: … (Daud 1997, 15). 
  10. Daftar pustaka disusun secara alfabetis yang memuat nama penulis, judul tulisan, kota tempat penerbitan, dan nama penerbit dan tahun penerbitan sebagaimana contoh berikut: Daud, Alfani. 1997. Islam dan Masyarakat Banjar: Deskripsi dan Analisa Kebudayaan Banjar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
  11. Naskah diketik dalam program Microsoft Word dan dikirim 2 eksemplar yang disertai dengan soft copy ke: Redaksi MU’ADALAH  Jurnal Studi Gender dan Anak di Pusat  Gender dan Anak IAIN Antasari  Jl. Jend. Ahmad Yani, Km.4,5 Banjarmasin 70235. Email: [email protected]
  12. Naskah yang masuk redaksi akan dinilai oleh mitra bestari dengan kategorisasi pada tiga hal: (a) Diterima tanpa revisi; (b) Diterima dengan revisi; dan (3) Ditolak.
  13. Naskah yang dimuat akan diberi jurnal dan off-print.

Announcements

 
No announcements have been published.
 
More Announcements...

Vol 1, No 2 (2013): Perempuan dan Hukum

To protect family members from violence, the government in particular has ratified the Act on the Abolition of Domestic Violence (PKDRT) in 2004. According to the Act, violence may cover four things: physical, psychological, economic and sexual violences. Islamic teachings, especially those derived from the hadith, already contained a number of provisions which provide protection for family members, particularly wives, as mentioned in the Domestic Violence Act. Prophet, for example, denounced those who hit their wives like beating slaves, forbade the insult of wife and the prostitution againts women slaves, and encouraged to fulfill economic rights of wives. However, not all categories of violence that exist in PKDRT and in hadith are shared the same. Some differences lie between the two, especially in relation to sexual violence against wives.

Full Issue

View or download the full issue PDF

Table of Contents

Articles

Ahmad Khairuddin Hairul Hudaya M. Noor Fuady
PDF
Badrian Badrian
PDF
Wahidah Wahidah
PDF
Analisa Fitria
PDF
Taufiqurrahman Ahdi Makmur Hajiannor
PDF
Fathurrahman Azhari Zainal Muttaqien Sulaiman Kurdi
PDF
Rabiatul Adawiah
PDF